Tak ada menit tanpa wajahmu
Tak ada hari tanpa senyummu
Tak ada bulan tanpa bisikan suaramu
tiap detik,tiap menit, tiap hari, tiap bulan
dirimu selalu ada dalam benakku
Buku dihadapanku, seakan hanya tertuliskan namamu
Cermin yang kupandang selalu merefleksikan wajahmu
Tembok di depanku seakan tergambar senyumanmu
Lagu yang kudengar seperti hanya kau yang menyanyikan
Tuhan, perasaan apa ini yang kian datang dan tak mau pergi,
Tiap kutolak selalu menempel seperti pertemuan kutub berlawanan pada magnet
Seakan-akan otakku hanya digunakan untuk memikirkan dirinya
by dyand
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Trimakasih atas masukkannya...